Selamat Datang di IISA - Assessment, Consultancy & Research Centre

  • (031) 879 7117 (Surabaya)

  • (021) 537 3482 (BSD Tangerang)

  • (031) 879 7117 (Surabaya)

  • (021) 537 3482 (BSD Tangerang)

Metode Perencanaan Skenario
Metode Perencanaan Skenario

Metode Perencanaan Skenario

Perencanaan Skenario (scenario planning) merupakan metode untuk menciptakan dan menyusun dua atau lebih skenario yang masuk akal tentang apa yang MUNGKIN dan/atau DAPAT—bukan SEHARUSNYA-- terjadi di masa depan, yang disajikan dalam bentuk deskripsi atau cerita-cerita.

Metode ini digunakan untuk membantu individu, tokoh formal-informal, pembuat kebijakan, dan pemimpin memahami alternatif-alternatif masa depan dan mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat menyebabkan hal-hal tersebut muncul.

Metode ini, selain dapat membantu mengevaluasi sejauh mana dampak dan efektivitas dari kebijakan yang telah dibuat, dapat mempengaruhi kemungkinan-kemungkinan masa depan; juga dapat membantu mengenali dan memahami peluang-peluang dan ancaman potensial di masa yang akan datang.

Lain dari prosedur perencanaan skenario yang lazim, IISA Assessment, Consultancy & Research Centre menemukan suatu tahapan metodologis, dengan mempertimbangkan kesulitan teknis-operasional, yang implikasinya menentukan konten lokal (local content) dan konteks lokal (local context) dari penyusunan suatu skenario.

Urut-urutan proses sengaja dijungkir-balikkan tanpa mengabaikan esensi data yang hendak digali, semata untuk mendapatkan gambaran yang lebih masuk akal. Sergapan data tentang lambang dilakukan justru di awal dengan maksud untuk menangkap focal concern dan sketsa skenario sekaligus. Sebab itu, struktur lambang sangat dicermati dalam analisis. Selanjutnya, logika dan landasan paradigmatis hubungan antar-driving forces baru digali untuk utamanya menguji makna lambang yang muncul.

Dalam pelaksanaan metode ini, IISA Assessment, Consultancy & Research Centre menggabungkan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif (wawancara, analisis cross impact, analisis futuring wheel, pemurnian koleksi data dari imbas foresight, dan strategic conversation forum). Prosedur pengolahan data terlaksana dengan proses kategorisasi lambang dan proses identifikasi driving forces. Populasi dan sampel mesti memenuhi pertimbangan-pertimbangan prinsip, sebelum menentukan populasi dan teknik sampling. Kami senantiasa berpijak pada realitas dan menghindari (istilah Baudrillard) simulakra yang menjejalkan hasrat, keinginan atau penanda, sekedar sebangun dengan kasunyatan, kenyataan, fakta, peristiwa, dan petanda.

Melalui metode ini, kami membantu penyusunan perencanaan skenario yang memberikan orientasi strategik, opsi-opsi dan langkah-langkah taktis dalam sejumlah situasi, yang berguna bagi penyusunan riset/kajian baik untuk komunitas, organisasi, institusi, perusahaan, maupun pemerintah.

 

© 2017 IISA VISI WASKITA | Multiple Intelligences Consultant | Developed by Jasa Pembuatan Website.