Selamat Datang di IISA - Assessment, Consultancy & Research Centre

  • (031) 879 7117 (Surabaya)

  • (021) 537 3482 (BSD Tangerang)

  • (031) 879 7117 (Surabaya)

  • (021) 537 3482 (BSD Tangerang)

Metodologi Q
Metodologi Q

Metodologi Q

Metodologi Q sudah dikenal lebih dari setengah abad lalu. Metodologi ini khusus digunakan untuk mempelajari "subjektivitas" individu. Istilah “Metodologi Q” sendiri dicetuskan kali pertama oleh William Stephenson (1902-1989), seorang Inggris yang terlatih dalam fisika (Ph.D., 1926), psikologi (Ph.D., 1929) dan psikometri (murid dari Charles Spearman dan Sir Cyril Burt).

Metode penelitian ini merupakan gabungan antara metode pengumpulan data individu intensif dan analisis data kuantitatif. Q metodologi mengharuskan subjek penelitian mengurutkan bobot pendapat (disebut Q-sortasi) dan menempatkan mereka dalam kelompok-kelompok di sepanjang kontinum. Kontinum ini berisi jangkar seperti "kebanyakan seperti saya" hingga "paling tidak seperti saya". Para periset IISA Assessment, Consultancy & Research Centre kemudian menetapkan nilai numerik berdasarkan lokasi pilihan para subjek dalam kontinum untuk menganalisis hasilnya secara statistik.

Q metodologi menawarkan cara sistematis mengidentifikasi berbagai sudut pandang subjektif khas dalam konteks tertentu. Karena sistematika dan ketajamannya membantu menafsirkan, Q metodologi cocok untuk penelitian pascasarjana, baik sebagai desain penelitian mandiri, pemertajam penelitian berbasis wawancara, maupun suplemen interpretatif yang membantu mendesain rancangan instrumen survei.

Q Metodologi dapat digunakan untuk menemukan anatomi dari subjektivitas opini dan dapat digunakan di berbagai bidang, seperti: Assessment, Biopsikologi, berbagai cabang Psikologi (Komparatif, Perkembangan, Personalitas, Industri, Klinis), Ilmu-ilmu Kognitif, Studi Bahasa, Filsafat,  dan Ilmu-ilmu Sosial.

 

© 2017 IISA VISI WASKITA | Multiple Intelligences Consultant | Developed by Jasa Pembuatan Website.